Kelas Nerikiri Sehari Penuh bersama Elminah Tan

Kelas Nerikiri Sehari Penuh bersama Elminah Tan

6/9/2026 — Nerikiri, Kelas, Wagashi

Mempelajari nerikiri membutuhkan lebih dari mengikuti urutan resep. Peserta juga perlu memahami kondisi adonan, tekanan tangan, pembagian warna, penempatan isian, dan cara menggunakan alat tanpa menghilangkan kelembutan bentuk.

Kelas Nerikiri Sehari Penuh bersama Elminah Tan disusun agar setiap tahapan dapat dipelajari melalui penjelasan, demonstrasi, dan praktik langsung. Waktu belajar yang lebih panjang memberi ruang untuk mencoba, mengevaluasi hasil, lalu mengulangi teknik dengan lebih terarah.

Mengapa Format Sehari Penuh?

Setiap desain nerikiri dapat memakai dasar yang sama, tetapi membutuhkan keputusan yang berbeda. Bentuk bunga, daun, atau unsur alam lainnya ditentukan oleh ukuran, komposisi warna, arah garis, serta kedalaman tekanan.

Dalam sesi singkat, peserta biasanya hanya sempat mengikuti satu atau dua bentuk. Format sehari penuh memungkinkan peserta memahami hubungan antarteknik melalui enam desain. Tujuannya bukan hanya menyelesaikan hasil kelas, tetapi mengenali alasan di balik setiap langkah.

Materi yang Dipelajari

Pengenalan Bahan dan Adonan

Kelas dimulai dengan pembahasan bahan utama dan karakter adonan nerikiri. Peserta belajar mengenali tekstur yang siap digunakan serta tanda ketika adonan terlalu basah atau terlalu kering.

Penggunaan Alat

Alat dasar wagashi dapat menghasilkan garis, lekukan, pembagian, dan tekstur. Peserta mempelajari cara memegang alat, menentukan sudut, serta mengatur tekanan agar detail terlihat bersih.

Pengaturan Warna

Warna dipilih berdasarkan hubungan antarnada dan tema desain. Peserta berlatih membuat komposisi yang seimbang, menempatkan warna aksen, dan menciptakan peralihan warna secara bertahap.

Teknik Membungkus Isian

Pembungkusan merupakan salah satu fondasi nerikiri. Posisi isian dan ketebalan kulit perlu dijaga agar bentuk stabil serta tidak mudah pecah ketika diberi detail.

Enam Desain Nerikiri

Setiap peserta membuat enam desain selama kelas. Rangkaian tersebut digunakan untuk melatih bentuk dasar, pembagian yang seimbang, penggunaan alat, dan penyelesaian detail kecil.

Yang Diterima Peserta

  • Bahan dan alat yang digunakan selama kelas.
  • Enam nerikiri hasil praktik.
  • Modul resep cetak.
  • Kotak untuk membawa hasil kelas.
  • Sertifikat partisipasi.
  • Konsultasi setelah kelas.

Program ini terbuka bagi pemula. Jumlah peserta dibatasi agar instruktur dapat memperhatikan proses kerja setiap orang dan memberikan koreksi pada saat teknik dipraktikkan.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Peserta tidak perlu memiliki pengalaman membuat wagashi sebelumnya. Datanglah dengan kuku yang pendek dan pakaian yang nyaman untuk bekerja di meja. Seluruh bahan serta alat selama kelas telah disiapkan.

Sebelum hadir, peserta dapat mengenal latar budayanya melalui artikel Wagashi: pengertian, jenis, sejarah, dan filosofinya. Pembahasan teknik dasar membuat nerikiri juga dapat menjadi pengantar sebelum sesi praktik.

Setelah Kelas

Modul dan konsultasi setelah kelas membantu peserta melanjutkan latihan di rumah. Mulailah kembali dari bentuk dasar, catat perubahan tekstur adonan, lalu evaluasi keseimbangan bentuk sebelum menambah detail.

Untuk melihat bagaimana nerikiri menerjemahkan pergantian musim, baca Wagashi Musiman Jepang. Untuk referensi tentang pendekatan artistik dalam nerikiri, kenali perjalanan Junichi Mitsubori dan Kadō Ichika-ryu.

Informasi program, investasi, dan reservasi tersedia pada halaman Kelas Nerikiri Full-Day di Jakarta.

Tanyakan jadwal kelas melalui WhatsApp

Lihat informasi kelas di Instagram.